Kenali 8 Hal yang Menghancurkan Pernikahan Anda
Pernikahan dalam Gereja, menjadi sangat mudah hancur belakangan ini. Ada banyak hal yang melatarbelakangi pernikahan yang penuh stres seperti pornografi, istri yang berkarir, kekerasan, dan dua keluarga yang tidak dapat akur. Tapi bukan hanya itu, orang juga memilih melakukan hal-hal bodoh yang tanpa disadarinya membawa pernikahan mereka ke dalam kehancuran.
Berbicara tentang keluarga, Amsal 14:1 mengatakan, "Perempuan yang bijak mendirikan rumahnya, tetapi yang bodoh meruntuhkannya dengan tangannya sendiri." Efesus 5:28 menasihati suami agar mengasihi istrinya seperti tubuhnya sendiri, seperti memberi tubuhnya makan dan kesenangan lainnya.
Rencana Tuhan adalah agar kita menjaga rumah tangga kita. Tapi sangat mudah menghancurkan sebuah pernikahan, berikut adalah 8 hal yang akan menghancurkan pernikahan Anda.
1. Egois
Hal pertama adalah menjadi egois. Seorang Pastor pernah berkata bahwa AIDS dalam pernikahan adalah pembenaran yang berpusat kepada diri sendiri. Anda merasa sebagai pusat alam semesta, jika Anda merasa ingin melakukannya, lakukan saja! Abaikan saja pasangan, sayang kalau tidak dilakukan. Semuanya sesuai jalan Anda, jika tak tercapai, merajuk saja pada pasangan. Gunakan anak atau sex untuk menekan pasangan sampai keinginan Anda terpenuhi. Kata tolong dan terima kasih bukan untuk pasangan, simpan itu untuk orang asing saja.
2. Saling Mengalahkan
Yang kedua adalah jangan biarkan pasangan Anda merasa lebih superior. Bila ada tingkah Anda yang mengganggunya, lakukan terus. Dia tak suka pasta gigi di tekan dari ujung, jangan biarkan dia menang dengan cara yang dia mau, jangan merasa dikalahkan.Tunjukan siapa yang berkuasa.
3. Mementingkan Anak Dibanding Pasangan
Para ibu membiarkan suaminya merasa diabaikan dengan waktu yang lebih banyak digunakan untuk membesarkan anaknya. Seolah-olah anak berada disisi lain, suami disisi lainnya. Anda menjadi ibu siang dan malam, anak Anda tak peduli rambut Anda tak disisir atau apakah Anda memakai parfum atau tidak, jadi begitu juga seharusnya suami Anda. Para ayah sibuk mendidik anaknya menjadi orang sukses dan menghabiskan waktu untuk belajar atau membuat proyek sekolah, tak ada waktu buat istri, kencan cuma buat orang yang belum menikah! Lebih baik menghabiskan waktu untuk karir, pekerjaan rumah, pelayanan Gereja dan hobi.
4. Tidak Ada Rasa Hormat
Menunjukkan sikap kurang hormat pada pasangan terutama di depan umum. Beri pasangan Anda julukan seperti "si bodoh", "si jelek", "si gemuk", "si lemah". Curhat tentang pasangan Anda kepada teman Anda.
5. Tidak Peduli Dengan Kebutuhan Emosional Pasangan.
Pria dan wanita memiliki kebutuhan yang berbeda dari pasangannya. Menurut Dr. Willard Harley, Kebutuhan utama suami adalah sex, persahabatan, dan pasangan yang menarik. Kebutuhan utama istri adalah kasih sayang penuh, keamanan finansial, komintmen dalam berkeluarga. Para suami jika ingin pernikahan Anda hancur, jangan tunjukkan cinta Anda dan abaikan dia. Buat dia selalu khawatir tentang masalah keuangan, dan jangan jadi suami yang setia.
6. Perlakukan Teman Anda Lebih Baik Dari Pasangan
Karena pria lebih sedikit memiliki teman daripada wanita, maka ini cenderung dilakukan oleh istri. Wanita memperlakukan temannya dengan baik, mereka saling menelpon, mengirim surat, dan mengikuti kisah hidup mereka. Mereka akan segera datang saat dibutuhkan walaupun suaminya sedang mengalami hari yang buruk, atau sedang ada janji nonton dengan Anda.
7. Menjadi Pasif
Para suami memilih menjadi pasif. Posisi yang pas agar terhindar dari masalah. Tidak mau menjadi orang yang membuat rencana dan bertanggung jawab atas rencana itu, jadi jika sesuatu terjadi tidak sesuai rencana, tidak ada yang bisa menyalahkan Anda.
8. Menjadi Ibunya
Para istri bertindak seperti ibu bagi suaminya. Jika ada yang bertanya berapa anakmu, "dua, tapi tiga termasuk suamiku". Atur pakaiannya, perintahkan dia membawa payung saat hujan dan jangan lupa memakai jaket. Pastikan semua detail hidupnya.
Untuk membangun pernikahan Anda, lawan rasa egois, miliki hati untuk saling melayani. Komitmen menjadikan pasangan yang utama. Daripada berusaha menang dari pasangan, cobalah untuk mengalah. Memberi dengan sukacita.
Ingatlah 1 Petrus 4:8 "Tetapi yang terutama: Kasihilah sungguh-sungguh seorang akan yang lain, sebab kasih menutupi banyak sekali dosa." Habiskan lebih banyak waktu bersama keluarga, jadwalkan kencan bersama pasangan secara berkala. Saling menghargai seperti Anda menghargai orang asing, dan bila Anda sedang marah, daripada berteriak dengan emosi, tunggu emosi Anda mereda lalu katakan pada pasangan apa yang membuat Anda marah. "Apabila kamu menjadi marah, janganlah kamu berbuat dosa: janganlah matahari terbenam, sebelum padam amarahmu". Efesus 4:26

0 Response to "Kenali 8 Hal yang Menghancurkan Pernikahan Anda"
Posting Komentar